KFCTOTO.COM AGEN TOGEL ONLINE TERPERCAYA DI SELURUH INDONESIA

KFCTOTO.COM AGEN TOGEL ONLINE TERPERCAYA DI SELURUH INDONESIA: Utang Pajak Google di Indonesia Rp500 Miliar per Tahun

Senin, 19 September 2016

Utang Pajak Google di Indonesia Rp500 Miliar per Tahun

Agen Togel Kfctoto.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih terus mengejar kewajiban Google Asia Pacific Pte Ltd. Diperkirakan, tagihan pajak Google Singapura tersebut pada tahun lalu mencapai Rp500 miliar.

Utang Pajak Google di Indonesia Rp500 Miliar per Tahun
Utang Pajak Google di Indonesia Rp500 Miliar per Tahun


Kepala Kantor Wilayah Pajak Khusus Jakarta Muhammad Haniv menyebutkan, pendapatan yang diterima Google pusat dari Indonesia mencapai Rp6 triliun. Jika keuntungan (margin) yang diambil Google sekitar 30%, maka keuntungan bersih (nett profit) yang diperoleh perusahaan sebesar Rp2 triliun.

Jadi, kalau pendapatannya Rp6 triliun, kamu bisa bayangkan, misalnya marginnya 30% berarti nett profitnya Rp2 triliun. Kalau nett profit-nya‎ pada 2015 Rp2 triliun, berarti dia seharusnya membayar pajak Rp500 miliar.

Agen Toto Kfctoto.com - Namun, sambung dia, hingga saat ini Google Asia Pacific belum pernah membayarkan kewajiban pajaknya kepada otoritas pajak di Tanah Air. Mereka beralasan, perusahaan mereka belum berbentuk Badan Usaha Tetap (BUT), sehingga tidak bisa ditarik pajaknya.


Utang Pajak Google di Indonesia Rp500 Miliar per Tahun


Kamu bisa bayangkan, Rp6 triliun itu uang banyak. Nah, berapa pajak yang dibayarkan Google Asia Pacific terhadap Indonesia? Enggak ada. Mereka enggak bayar pajak sama sekali," imbuhnya.

Menurutnya, sikap Google yang mangkir membayar pajak sangat tidak adil. Pasalnya, mereka mendapatkan pundi dari Tanah Air namun mereka justru tidak mematuhi kewajibannya membayar pajak.

Bandar Togel Kfctoto.com - Karena, mereka alasannya tidak ada BUT, jadi tidak bayar pajak. Semua penghasilan masuk ke Singapura tanpa mereka ada sedikitpun melakukan kewajiban membayar pajak. Ini enggak adil, enggak fair," terang Haniv.

Menurutnya, tagihan pajak yang dimaksud hanya untuk Google Asia Pacific. Sementara PT Google Indonesia, diakuinya memang selalu mematuhi kewajibannya membayar pajak.

Kalau PT Google Indonesia itu clear, dia dapat fee trus bayar pajak. Biasa itu. Tapi kan fee-nya dia kecil sekali, beda dengan revenue-nya Google Asia Pacific. Google Asia Pacific terima Rp6 triliun terus Google Indonesia dapat fee ‎Rp15 miliar. Kecil sekali bandingannya, jadi beda. Google Pte Ltd Singapore," tandas dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar